ketika kaki ini melankah, di setiap hembusan nafas yang tak kunjung berhenti sedikitpun untuk kembali pulang. jalanan yang sepi dan sangat jauh membuat hati dan perasaan takut pun timbul, kaki ini tatkalah berhenti sedikitpun untuk melangkah berjalan dan terus berjalan hingga akhirnya rasa takut pun berubah benjadi rasa nekad untuk mempertahankan hidup. di setiap simpangan jalan yang di lalui begitu gelap dan tak ada seorangpun yang melewati jalanan yang begitu indah saat malam hari. suatu ketika saat bertemu pengendara sepeda motor, yang searah dengan perjalananku, aku mulai di kagetkan dengan sebuah sapaan dari dua penggendara sepeda motor itu, akupun berpikir ketia aku bertemu lagi dengan mereka di depan, apa yang terjadi, tapi ternyata pemikirannku itu salah. kadang pemikiran membuat kita takut, tapi pemikiran juga membuat kita untuk berani mengambil resiko untuk bertahan melawan rintangan itu. setelah itu, saya berjalan tanpa tengok ke belakang ,kaki ini tanpa berhenti berjalan dan terus berjalan tanpa berhenti hingga akhirnya jarak pulang pun berkurang. tapi aku mulai di kagetkan dengan sebuah sapaan yang begitu lemah lembut, ternyata dari seorang bapak yang baru saja pulang kerja. aku di tawarkan untuk naik motor bersamannya karna arahnya sama denganku. akupun berbincang-bincang bersamanya sambil langkah kakiku tidak kalah berhenti melangkah, akhirnya saya pun menolak karna berpikir "udah larut malam kayak gini kok masih mau menawarkan jasa" . akhirnya saya bilang padanya, "makasih pak, bapak duluan ajah lagian tempat saya sudah dekat kok". bapak itu pun mulai menaikan kecepatan motornya dan aku un terus melangkah dan melangkah hingga sampai ke tempatku.






Tidak ada komentar:
Posting Komentar
komentar di isi dengan sebaik-baiknya, agar dapat di mengerti oleh admin.